Tampilkan postingan dengan label Pendidikan SBMPTN SNMPTN BIDIK MISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan SBMPTN SNMPTN BIDIK MISI. Tampilkan semua postingan

7.15.2013

Manipulasi Data, Beasiswa Langsung Gugur


BANDARLAMPUNG – Kuota beasiswa pendidikan mahasiswa miskin (bidik misi) lewat jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) bisa jadi terpangkas. Pasalnya, tim verifikasi Universitas Lampung masih meneliti berkas 245 orang yang dinyatakan lolos seleksi awal.
’’Nasib mereka selanjutnya akan diketahui dari tes wawancara pada 16 hingga 18 Juli mendatang. Setelah itu, tim akan melakukan verifikasi lapangan,’’ terang Pembantu Rektor III Unila Prof. Sunarto, S.H., M.H. belum lama ini.
Diketahui, kuota bidik misi ditetapkan 650 orang. Kemendikbud kemudian menambah 14 orang. Setelah seleksi, peserta bidik misi SNMPTN tercatat 419 orang. Dari jumlah itu, 22 orang diverifikasi ulang dan 5 orang dicoret. Sementara kuota untuk bidik misi SBMPTN 245 orang.
Menurut Sunarto, jika dalam masa studi kuliah sebelum delapan semester, peserta bidik misi mengundurkan diri atau keluar dari Unila, kuotanya akan dialihkan untuk peserta dengan semester sama yang sebelumnya masuk daftar cadangan bidik misi.
    Ia menegaskan, peserta bidik misi disarankan membuat kreativitas yang positif demi kemajuan prestasi dalam bidang akademik maupun nonakademik. ’’Oya, jangan memanipulasi data. Sebab, kami punya kewenangan untuk membatalkan,’’ tandasnya.
Ketua Tim Bidik Misi Unila Qadar Hasani merincikan, kuota bidik misi SBMPTN untuk fakultas teknik sebanyak 24 orang, fakultas pertanian (65), serta fakultas ekonomi dan bisnis (10).
Selanjutnya, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (22), fakultas hukum (4), fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (91), fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (27), serta fakultas kedokteran (2). ’’Tapi 245 orang itu belum tentu diterima semua, karena kami akan melakukan verifikasi lapangan,’’ terang Qadar.
Ia menegaskan, indeks prestasi kumulatif (IPK) standar selama menjalani beasiswa bidik misi adalah 2,6. Jika di bawah angka itu, pihak Unila akan memberi kesempatan satu semester bagi peserta untuk memperbaikinya. ’’Jika tidak juga bisa mencapai angka itu, beasiswanya gugur,’’ kata Qadar. (gie/p6/c3/ade)

7.14.2013

PTN Top Masih Sombong

BANDARLAMPUNG – Pembiayaan kuliah masih belum pro masyarakat miskin. Pembagian kuota Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin (Bidik Misi) ternyata menumpuk di kampus negeri kelas II. Informasi ini muncul di pengumuman kelulusan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 kemarin. Hasilnya ditetapkan 109.853 pelamar dinyatakan lulus.
     Ketua Umum Panitia SBMPTN 2013 Akhmaloka merinci, dari seluruh pelamar yang diterima itu sebanyak 13.470 orang adalah calon mahasiswa program Bidik Misi. Mereka dibebaskan biaya SPP untuk delapan semester dan mendapatkan uang saku rata-rata Rp600 ribu per bulan. Sedangkan sisanya sebesar 96.383 orang adalah calon mahasiswa umum.
     Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah tegas menyatakan bahwa kuota Bidik Misi 2013 sebesar 40 ribu dibagikan untuk 20 persen mahasiswa miskin di masing-masing PTN. Jadi semakin banyak kuota mahasiswa baru di sebuah PTN, maka kuota Bidik Misi-nya semakin besar.
     Tapi, ternyata alokasi Bidik Misi ini menumpuk di PTN-PTN kelas II. Dalam daftar sepuluh besar PTN dengan jumlah Bidik Misi terbesar, tidak ada nama PTN-PTN top seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
     Sebaliknya, top ten PTN dengan jumlah mahasiswa Bidik Misi terbanyak ada di kampus-kampus kelas II. Paling banyak ada di Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Gorontalo, dan Universitas Trunojoyo. Kemudian disusul Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Malang, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Andalas, dan Unvirsitas Negeri Yogyakarta.
      ’’Kami sengaja hanya menunjukkan peringkatnya. Tidak ada rincian jumlah mahasiswa Bidik Misi-nya, karena itu sensitif,’’ tutur Akhmaloka.
     Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso mencoba berkelit. Dia mengelak jika kuota Bidik Misi hanya menumpuk di kampus-kampus kelas II. ’’Sekarang mahasiswa itu sudah semakin cerdas. Pendaftar Bidik Misi memilihnya di PTN sesuai dengan kemampuan mereka,’’ ucap mantan rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.
     Dia menjelaskan bahwa calon mahasiswa sekarang ini sudah berpikir realistis dalam menentukan PTN tujuan yang disesuaikan dengan kemampuan akademiknya. Djoko juga menuturkan, dominasi Bidik Misi tahun ini banyak yang diambil calon mahasiswa Fakultas Kependidikan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).  ’’Program studi terkompetitif sekarang tidak hanya di kampus besar,’’ kata dia.
     Djoko belum bersedia membeber data alokasi Bidik Misi per PTN di seluruh Indonesia. Dia beralasan bahwa kuota itu masih dalam tahap penyusunan. ’’Nanti pada waktunya akan kami sampaikan tersendiri,’’ ujar Djoko.
Padahal data itu penting, karena untuk memastikan apakah benar kuota Bidik Misi di PTN-PTN besar tadi sebanding dengan kuota mahasiswa barunya.
     Dia menegaskan, pada intinya setiap PTN memang wajib mengalokasikan 20 persen kursi mahasiswa barunya untuk mahasiswa miskin berprestasi. Tapi, alokasi 20 persen itu tidak bisa ditutup sepenuhnya hanya dari kuota Bidik Misi.  ’’Sehingga PTN wajib mencarikan dari sumber-sumber lain,’’ katanya.
     Selain urusan Bidik Misi, panitia SBMPTN 2013 juga melansir data bahwa peserta dengan nilai ujian tertinggi untuk kelompok saintek (sains dan teknologi) diterima di Fakultas Teknik Industri ITB. Sedangkan untuk peraih nilai tertinggi kelompok soshum (sosial humaniora) diterima pelamar prodi akuntansi UI.  ’’Nama dan nilainya tidak kami ungkap karena sensitif,’’ ungkap Akhmaloka.
    Terpisah, untuk rerata nilai peminat sains dan tekhnologi (sainstek) , Universitas Lampung (Unila) mampu menempati urutan terbaik nasional kedua untuk perguruan tinggi negeri di luar Pulau Jawa. Peringkat pertama adalah Univesitas Andalas, Sumatera Barat.
    Sedangkan secara nasional Unila berada diperingkat ke 19 sedangkan Universitas Andalas berada di peringkat 18. ’’Pemeringkatan diambil dari 62 PTN,’’ terang Humas Panitia Masuk PTN Unila M. Komarudin mendampingi PR I Unila Hasriadi Mat Akin. (pms2/jpnn/p5/c2/ary)

Data SBMPTN 2013

Pendaftar 
1. Saintek: Bidik Misi (19.479), Nonbidik Misi (201.290)
2. Soshum: Bidik Misi (19.322), Nonbidik Misi (213.291)
3. Campuran: Bidik Misi (17.174), Nonbidik Misi (115.233)

Diterima
1. Saintek: Bidik Misi (6.273), Nonbidik Misi (44.286)
2. Soshum: Bidik Misi (7.197), Nonbidik Misi (52.097)

5 PTN Penerima Bidik Misi Terbanyak
Univ. Negeri Semarang, Univ. Negeri Gorontalo, Univ. Trunojoyo, Univ. Brawijaya, dan Univ. Jember.

Keterangan:
- Panitia belum menetapkan tanggal daftar ulang.
- Bagi yang tidak daftar ulang dianggap mundur atau gugur.
- Khusus untuk pelamar yang diterima jalur Bidik Misi, harus benar-benar bisa membuktikan bahwa dirinya miskin.
- Jika ternyata tidak miskin, pemberian beasiswanya dicabut alias harus membayar seperti mahasiswa umumnya. Jika tidak mau membayar, kelulusannya digugurkan.
Sumber: Diolah dari Panitia SBMPTN 2013

Unila Umumkan 1.690 Mahasiswa Baru


BANDARLAMPUNG - Universitas Lampung (Unila) kemarin mengumumkan hasil verifikasi berkas peserta seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Mereka yang namanya tercantum dalam pengumuman bernomor 3489/UN26/DT/2013 itu dinyatakan resmi menjadi mahasiswa kampus hijau tersebut.
Mahasiswa baru ini mencapai 1.690 dari keseluruhan jumlah pendaftar 1.919 orang. ’’Mereka tersebar di delapan fakultas yang ada di Unila,’’ beber Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila M. Komarudin kemarin.
Fakultas dengan jumlah mahasiswa terbanyak berada di keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP), yakni 517 orang. Kedua di fakultas pertanian sebanyak 261 orang. Berikutnya berturut-turut fakultas teknik (186) serta fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (FMIPA) berjumlah 184 orang.
Lalu, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP) yang mencapai 177 orang serta fakultas ekonomi dan bisnis (FEB) 149 orang. ’’Kemudian fakultas hukum 146 orang dan terakhir fakultas kedokteran 70 orang,’’ terang Komar –sapaan akrab Komarudin.
    Proses registrasi mahasiswa baru ini dilakukan pada 24–26 Juli 2013 di bagian akademik Unila. Persisnya gedung rektorat lantai dasar mulai pukul 09.00–14.00 Wib.
Mahasiswa diwajibkan membawa kartu SNMPTN asli, surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) asli yang difotokopi dan dilegalisasi sebanyak dua lembar; Pasfoto berwarna ukuran 3 x 4 dan 4 x 6 masing-masing dua lembar; formulir biodata, formulir kartu tanda mahasiswa (KTM); Pernyataan kode etik yang telah diisi (formulir dapat diunduh di Error! Hyperlink Reference Not Valid, fotokopi bukti pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) sebanyak dua lembar.
    ’’Pengumuman besaran biaya UKT bagi mahasiswa yang dinyatakan lulus ini akan disampaikan pada 22 Juli 2013 juga melalui website resmi Unila www.unila.ac.id,’’ terang Komar.
    Sementara itu, sesuai jadwal penyerahan berkas UKT untuk mahasiswa jalur seleksi bersama masuk PTN (SBMPTN) Unila dilakukan kemarin hingga Jumat (10–12/7). Mereka-mereka ini telah dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman Nomor 3490/UN26/DT/2013.
Pembantu Rektor II  Unila  Dr. Ir. Dwi Haryono, M.S. menjelaskan, tim verifikasi keuangan langsung turun tangan untuk mempercepat proses verifikasi UKT 2013. ’’SNMPTN kan hanya nilai rapor. Jadi, butuh verifikasi akademik dan verifikasi keuangan. Sedangkan kalau SBMPTN kita kan sudah tahu kemampuan dia, jadi ya langsung saja tim keuangan yang turun,’’ ucapnya. (gie/p3/c3/ade)

7.09.2013

Bisa Dilihat Sore Ini

Hasil SBMPTN
Hasil seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2013 bisa dilihat di situs resmi panitia sore ini pukul 17.00 WIB. Selain itu, peserta bisa melihat pengumuman di Radar Lampung besok (9/7). Sekretaris Panitia SBMPTN 2013 Rochmat Wahab menuturkan, sosialisasi perubahan jadwal pengumuman sudah dilakukan sejak sepekan terakhir. Awalnya, pengumuman hasil SBMPTN bakal dilansir 12 Juli di media cetak. Tapi, dimajukan besok. Perubahan jadwal itu sudah dilansir di situs resmi panitia SBMPTN 2013.

      Pemajuan pengumuman SBMPTN karena seluruh rangkaian pemindaian hasil ujian dan pemeringkatannya sudah rampung. Skemanya, setelah hasil ujiannya dipindai, seluruh peserta langsung diperingkat di masing-masing PTN. Lalu, daftar pemeringkatan itu dipotong berdasarkan kuota yang tersedia.
    Selain urusan pengumuman SBMPTN, guru besar sekaligus rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu menguraikan urusan penerimaan mahasiswa program beasiswa pendidikan mahasiswa miskin (bidik misi). Rochmat menuturkan bahwa saat ini calon mahasiswa program bidik misi untuk saringan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2013 hampir rampung divisitasi.
       ’’Proses visitasi ini untuk memastikan pelamar bidik misi yang lolos saringan apakah benar-benar berhak atau tidak. UNY menggunakan visitasi penuh, bukan sampling,’’ urai Rochmat.
Dia mengatakan, pelamar bidik misi di UNY untuk saringan SNMPTN yang dinyatakan lolos seleksi mencapai 586 orang. Hingga kemarin masih ada 92 orang yang belum divisitasi, karena rumahnya tersebar di luar Provinsi Jogjakarta.
      Untuk pelamar yang sudah divisitasi, Rochmat mengatakan ada 12 orang yang dinyatakan kaya dan tidak berhak mendapatkan beasiswa.  ’’Kami tidak menggugurkan kelulusannya. Tapi, kami arahkan untuk membayar, tidak gratis lagi seperti peserta bidik misi umumnya,’’ papar Rochmat.
Tapi, jika ke-12 orang itu tidak mau membayar, dinyatakan tidak diterima di UNY.
      Rochmat tidak segan membeber ada pelamar bidik misi yang ternyata dari keluarga kaya. Di antara ke-12 orang tadi, Rochmat mengatakan ada yang rumahnya tingkat dua dan memiliki mobil keluarga serta truk. "Jika mereka (orang kaya, Red) tetap diloloskan program bidik misi, kami zalim ke pelamar yang benar-benar tidak mampu atau miskin," katanya.
      Untuk yang 92 orang tadi, Rochmat belum bisa memastikan apakah dari keluarga kaya atau miskin. Jika ternyata ada yang dari keluarga kaya, bakal diarahkan untuk membayar. Sedangkan kuota bidik misinya dialihkan untuk pelamar bidik misi melalui saringan SBMPTN. Di UNY, kuota bidik misi untuk saringan SBMPTN ditetapkan sebesar 450-an orang. Jika masih tidak terserap, kuota bidik misi akan dialihkan untuk pelamar melalui saringan jalur mandiri.
      Dia menegaskan tidak semua PTN menjalankan visitasi langsung ke setiap rumah pelamar bidik misi. Ada kampus yang menggunakan model sampling. Ada juga PTN yang melakukan visitasi hanya untuk nama-nama pelamar bidik misi yang mencurigakan data kondisi ekonomi keluarganya.  ’’Kalau UNY memilih untuk memvisitasi seluruh pelamar. Karena kami memiliki sumber daya yang banyak,’’ ungkapnya. (jpnn/p3/c2/ary)

7.05.2013

Palsu Data, 6 Peserta SNMPTN Dicoret

BANDARLAMPUNG - Panitia masuk perguruan tinggi negeri (PTN) Universitas Lampung harus bekerja keras. Pasalnya, percepatan pengumuman hasil seleksi bersama masuk PTN (SBMPTN) dari 12 ke 9 Juli juga memengaruhi verifikasi seleksi nasional masuk PTN (SNMPTN).
Hingga kemarin, enam orang yang mendaftar lewat jalur SNMPTN dicoret. Mereka dari SMA Seputihbanyak, Lampung Tengah, sebanyak 1 orang; SMA Punggur, Lamteng (2); SMA DKI Jakarta (1); SMA Solok, Sumatera Barat (1); dan SMA Kota Metro (1). Keenam orang ini diduga memalsukan data.
Humas Panitia Masuk PTN Unila M. Komarudin menjanjikan, Senin (8/7) verifikasi dari jalur SNMPTN, SBMPTN, termasuk PBUD (penerimaan bibit unggul daerah), dan bidik misi akan dipublikasikan. ’’Hari ini (kemarin, Red), tim akademik, tim kemahasiswaan, dan tim keuangan rapat untuk membahas hal itu di ruang PR I Unila (Prof. Dr. Harsriadi Mat Akin),” terang  Komarudin kemarin.
    Kendati begitu, Komarudin menjelaskan percepatan pengumuman SBMPTN tidak akan banyak mempengaruhi jadwal maupun kegiatan yang telah disusun. Hasil SBMPTN misalnya, dapat diketahui pada 8 Juli petang. ’’Sampai hari ini (kemarin) surat percepatan pengumuman belum kami terima,” ujarnya.
    Menurut dia, verifikasi akademik pada dasarnya sudah selesai. Tinggal menunggu hasil rekomendasi untuk dipublikasikan dan memeriksa kembali data-data yang meragukan. ’’Pengumuman SBMPTN dapat dilihat di website resmi sbmptn, media cetak, atau web Unila di www.unila.ac.id,” terangnya.
Seleksi PMPAP Hari Kedua
Berbeda dengan hari pertama, tes wawancara calon mahasiswa Unila lewat jalur PMPAP (penerimaan mahasiswa perluasan akses pendidikan) kemarin berjalan lancar. Tak ada satu pun pendaftar bermasalah ataupun dicurigai memalsukan data diri.
Jumlah peserta yang diseleksi sama dengan hari pertama yakni 200 orang. Dengan demikian, tinggal 392 peserta lagi yang belum menjalani tes wawancara yang rencananya hingga 6 Juli. Diketahui pada hari pertama, satu orang dicoret karena memalsukan data diri dengan mengaku-aku mampu. Sementara, seorang lainnya tengah diverifikasi ulang dengan alasan sama.
Salah satu peserta PMPAP asal Pringsewu, Deni menerangkan, alasan dia mengikuti PMPAP untuk melanjutkan pendidikan di Unila. Dia memilih hubungan internasional (HI). ’’Saya dari keluarga tak mampu dan merasa terbantu lewat jalur PMPAP yang memang ditujukan untuk kalangan prasejahtera ini,” tutupnya. (gie/p3/c3/ade)

Kuota Mahasiswa Prasejahtera Unila Anjlok

BANDARLAMPUNG – Meneruskan kuliah bukan hal mudah bagi mereka yang kurang mampu atau prasejahtera. Untuk itulah, Universitas Lampung (Unila) kembali memberikan kesempatan kepada lulusan SMA dari kalangan ekonomi rendah. Yakni lewat jalur penerimaan mahasiswa perluasan akses pendidikan (PMPAP).
Calon mahasiswa baru akan mengikuti seleksi ketat untuk memastikan benar-benar berhak mendapatkan bantuan biaya pendidikan selama delapan semester. Sayangnya, dibanding tahun lalu yang mencapai 389 orang, kuota PMPAP 2013 turun drastis hanya 200–250 kuota.
Pembantu Rektor I Unila Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.S. menerangkan, PMPAP sebagai akses bagi kalangan prasejahtera. ’’Dengan demikian, mereka dapat mengenyam pendidikan tinggi,’’ terangnya baru-baru ini.
Hasriadi menjelaskan, PMPAP merupakan satu dari beberapa program untuk mahasiswa kurang mampu. Lainnya program bidik misi yang dikoordinasikan ke Dikti sebanyak 650 orang melalui jalur SNMPTn dan SBMPTN (seleksi nasional/bersama masuk perguruan tinggi negeri).
Lalu, penerimaan bibit unggul daerah (PBUD) yang dilaksanakan setelah pengumuman SBMPTN pada 12 Juli. Sementara, pendaftaran PMPAP dibuka setelah pengumuman SBMPTN. Yaitu hari ini (26/6). Prioritasnya dari Provinsi Lampung.
Humas Koordinator Panitia Lokal Lampung Penerimaan Mahasiswa Baru Muhammad Komarrudin menjelaskan, syarat PMPAP adalah lulus dari satuan pendidikan dan ujian nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara. Untuk lulusan 2011 dan 2012 harus memiliki ijazah. Sedangkan lulusan 2013 ditambah surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN).
Berikutnya, mendaftar secara online di laman http://pmpap.unila.ac.id; memiliki kesehatan yang memadai, sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di perguruan tinggi; tidak buta warna bagi program studi tertentu; tidak pernah tinggal kelas selama tiga tahun berturut-turut; serta pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S-1 (strata satu) dan diploma IV.
Berkas-berkas yang harus dilengkapi adalah mengunduh/men-download dan mengisi formulir registrasi mahasiswa; fotokopi rapor semester 1 sampai 6 yang dilegalisasi kepala sekolah; surat keterangan peringkat kelas semester 3, 4, dan 5 yang ditandatangani kepala sekolah; serta fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) orang tua/wali yang dilegalisasi lurah/kepala desa/kepala dusun.
Berikutnya fotokopi kartu keluarga (KK/C1) yang dilegalisasi lurah/kepala desa/kepala dusun; fotokopi setruk pembayaran rekening listrik bulan terakhir; fotokopi setruk pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun terakhir; serta fotokopi daftar gaji/surat keterangan penghasilan orang tua yang disahkan lurah/kades bagi nonpegawai atau bendaharawan gaji bagi pegawai.
Lalu, fotokopi daftar gaji/surat keterangan penghasilan ibu; foto rumah tampak depan dan samping kanan-kiri disertai foto rumah tetangga kiri dan kanan; foto ruang belajar di dalam rumah; foto ruang keluarga di dalam rumah; surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang disahkan oleh Kades/Lurah; serta jika ada, fotokopi kartu menuju sehat (KMS)/kartu keluarga miskin (gakin)/sejenisnya yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Selanjutnya fotokopi piagam/sertifikat prestasi kompetitif dan ekstrakurikuler paling rendah semester tiga di tingkat nasional/internasional, provinsi, kabupaten/kota yang dilegalisasi kepala sekolah (jika ada). Serta fotokopi piagam/sertifikat prestasi nonkompetitif (ketua organisasi siswa) yang dilegalisasi oleh kepala sekolah (jika ada). Khusus foto berukuran 3R berwarna atau di cetak di kertas HVS untuk 4 foto.
Seluruh berkas diserahkan dalam satu map dengan ditempeli fotokopi kartu registrasi pendaftaran online di sudut atas bagian kanan map. ’’Berkas diserahkan ke Sekretariat PMPAP Unila, gedung rektorat lantai 3, pada hari kerja pukul 09.00–15.30 WIB,’’ tutup Komaruddin.

Satu Dicoret, Satu Dicurigai

Hari Pertama Tes PMPAP Unila
 
BANDARLAMPUNG - Masih saja ada pihak yang mencoba mencari keuntungan lewat program pendidikan yang ditujukan untuk keluarga prasejahtera. Padahal, mereka hidup berkecukupan dan mampu membayar biaya kuliah.

Kecurangan peserta itu terjadi pada program mahasiswa perluasan akses pendidikan (PMPAP) Universitas Lampung. Tim seleksi langsung mencoret seorang peserta yang diduga kuat memalsukan data untuk lolos PMPAP.
Selain itu, tim juga mencurigai seorang lainnya dengan masalah sama. ’’Dia tengah kita verifikasi untuk menguatkan kecurigaan tersebut. Jika terbukti curang, langsung kita diskualifikasi,’’ tandas Humas Penerimaan Mahasiswa Baru Unila M. Komarudin kemarin.
Upaya curang ini bukan yang pertama. Unila sebelumnya menolak empat pendaftar bidik misi seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Mereka juga diduga mencurangi data, mengaku-aku dari keluarga prasejahtera padahal masuk golongan mampu.
Selain PMPAP, Unila memang memiliki berbagai program untuk membantu calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Salah satunya bidik misi SNMPTN. Selain empat orang tersebut, pihak UNila tengah memverifikasi 21 orang lain yang mencurigakan.
Untuk PMPAP, kemarin adalah hari pertama tes wawancara dari lima hari yang direncanakan. Ada 200 dari 792 pendaftar PMPAP yang diwawancara oleh tim Unila. Tim ini adalah para pembantu dekan I dan III setiap fakultas. Peserta memang bebas memilih fakultas, kecuali kedokteran.
Wawancara dibagi dalam dua ruangan. Pertama, di ruang pelantikan lantai IV. Kedua, di ruang rapat lembaga penelitian lantai V rektorat. Seleksi dilakukan lantaran kuota PMPAP yang tersedia berkisar 200–250 kursi. Jumlah ini turun dari tahun lalu yang mencapai 389 orang.
    Komarudin menerangkan, wawancara memeriksa kelayakan data yang diberikan. Seperti terkait pendapatan orang tua, kepemilikan kendaraan bermotor, rumah, dan rekening listrik. ’’Selain wawancara, tim akan melakukan verifikasi lapangan,’’ terang Komarudin.

6.10.2013

Pendaftar SBMPTN Hampir Capai Target


ilustrasi
JAKARTA - Penutupan pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 tinggal dua hari lagi. Hingga pukul 16.00 WIB Rabu (5/6) kemarin, jumlah pendaftar SBMPTN 2013 sudah sekitar 700.000 orang. Namun, jumlah tersebut belum semuanya mendaftar ulang.
Ketua Umum Panitia Nasional SBMPTN 2013 Prof Dr Akhmaloka optimistis pendaftar yang daftar ulang dapat mencapai target SMBPTN yang telah ditetapkan, yakni 700.000 peserta. Sebab, penerimaan melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) masih menyisakan banyak peserta.
“Target pendaftar SBMPTN sekitar 650.000-700.000 orang, tapi sampai sore ini (Rabu (5/6), red) hampir 700.000 peserta belum semuanya mendaftar,” kata dia, kemarin.
Berdasarkan data, pendaftar masing-masing terdiri dari sekitar sepertiga pendaftar yang ambil kelompok ujian campuran lebih sedikit yaitu sebanyak 30 persen, pendaftar yang ambil kelompok ujian sains dan teknologi (Saintek) sebanyak 35 persen, dan pendaftar yang ambil kelompok ujian sosial humaniora (Soshum) sebanyak 35 persen,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB).
Akhmaloka mengungkapkan, pendaftar fresh graduate atau lulusan 2013 pada SBMPTN 2013 masih sekitar 10 persen dari total pendaftar keseluruhan. “Pendaftar SBMPTN 2013 hingga saat ini masih didominasi oleh lulusan 2011 dan 2012, pendaftar fresh graduate SBMPTN 2013 biasanya sekitar 10 persen,” ungkap dia.
Sekadar mengingatkan, masa pembayaran biaya SBMPTN 2013 via Bank Mandiri dibuka pada 10 Mei-4 Juni 2013. Peminat SBMPTN 2013 bisa mendaftar secara online pada 13 Mei-7 Juni 2013. Kemudian, ujian tulis SBMPTN 2013 digelar pada 18-19 Juni 2013, dan ujian keterampilan pada 20 dan/atau 21 Juni 2013. Hasil seleksi akan diumumkan pada 12 Juli 2013.  Okezone

Unila Hapus Jalur Mandiri



BANDARLAMPUNG – Seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur ujian mandiri (UM) Universitas Lampung (Unila) tahun ini dihapuskan. Dengan demikian, Unila pada 2013 hanya membuka dua jalur penerimaan. Yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Diketahui, UM merupakan jalur yang didasarkan pada hasil tes serta dilaksanakan setelah proses seleksi SBMPTN dan SNMPTN. Jalur ini di bawah tanggung jawab rektor, di mana biaya tes sepenuhnya ditanggung mahasiswa.
Sementara SBMPTN didasarkan pada hasil tes yang dilaksanakan serentak secara nasional pada 18–19 Juni 2013. Biaya pendaftarannya ditanggung peserta. Seleksi ini di bawah tanggung jawab pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia.
Sedangkan SNMPTN merupakan jalur undangan yang didasarkan nilai rapor siswa dari semester 1–5 ditambah hasil ujian nasional (UN). Biaya pendaftarannya ditanggung pemerintah. Seleksi ini di bawah tanggung jawab Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Unila Jeffry menjelaskan, penghapusan UM yang dimulai sejak 2008 ini merupakan keputusan rapat pimpinan (rapim) yang dipimpin Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.Sc.
 ’’Apalagi selama ini banyak anggapan miring. Yakni semakin besar sumbangan pengembangan institusi (SPI), kian lebar peluang diterima di Unila,’’ beber Jeffry.
Padahal, terus dia, UM sama dengan SBMPTN. Yakni didasarkan pada hasil tes, bukan besaran SPI yang diberikan calon mahasiswa. Karena itu, rektor Unila memutuskan untuk menghapus jalur yang memiliki kuota penerimaan sebesar 20 persen atau pada tahun lalu mencapai 1.000 orang.
Seiring penghapusan UM, tahun ini Unila berencana mengadakan lagi program ekstensi yang sempat dihilangkan pada 2007. Ekstensi adalah program yang perkuliahannya dilakukan pada sore sampai malam hari.
’’Ya, program ini bersifat tidak wajib. Program ini akan diadakan di fakultas-fakultas tertentu yang memang siap membuka jalur penerimaan melalui program itu,” urainya.
UKT Selisih Tipis
    Di bagian lain, terkait Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 55/2013 tentang  Uang Kuliah Tunggal (UKT) di lingkungan Unila tidak mengalami perbedaan yang signifikan.  
Unila sendiri memiliki beberapa program-program unggulan untuk dapat diterima menjadi mahasiswa selain jalur SBMPTN dan SNMPTN. Antara lain, PBUD (Penjaringan Bibit Unggul Daerah), Penerimaan Mahasiswa Baru Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP), dan Beasiswa Bidik Misi.
Tahun ini, Unila membuka kuota PBUD sebanyak 70 kursi (masing-masing kabupaten/kota 5 kursi) yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi dilihat dari hasil UN dan diurutkan berdasarkan ranking tertinggi di kabupaten/kota setempat.
Sedangkan program PMPAP, Unila menargetkan 10 persen atau 500 kursi yang diperuntukkan bagi siswa tidak mampu dan Unila memberikan keringanan bebas SPP selama 8 semester dengan tetap mempertimbangkan evaluasi.
Kemudian Program Bidik Misi yang merupakan program nasional juga disediakan kuota sebanyak 10 persen. Di mana, program ini diperuntukkan bagi siswa yang dinyatakan lulus tes SBMPTN ataupun diterima jalur SNMPTN, tapi juga tergolong mahasiswa dengan kategori ekonomi rendah (miskin). ’’Bidik Misi kita prioritaskan prestasi baru. Kemudian kita melihat taraf ekonominya,’’ katanya.
Pendaftaran Program Bidik Misi dapat diakses secara online. Mahasiswa penerima beasiswa ini akan mendapatkan fasilitas biaya hidup per semester sebesar Rp6 jutaan (selama 8 semester) dan asrama. ’’Uang itu terbagi menjadi dua, yakni Rp2,4 juta untuk operasional pendidikan dan Rp3,6 juta masuk rekening mahasiswa,’’ ungkapnya. (mau/p6/c2/ary)

5.28.2013

Ujian SBMPTN

Jenis Ujian

Ujian Tertulis

  • Tes Potensi Akademik (TPA).
  • Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) terdiri atas kemampuan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
  • Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) terdiri atas kemampuan Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
  • Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas kemampuan Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

Ujian Keterampilan

  • Ujian keterampilan diperuntukkan bagi peminat Program Studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan.
  • Ujian Keterampilan Bidang Ilmu Seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni.
  • Ujian Keterampilan Bidang Ilmu Keolahragaan terdiri atas tes kesehatan dan kesegaran jasmani.
  • Ujian Keterampilan dapat diikuti di PTN terdekat yang memiliki program studi yang dipilih. Daftar PTN penyelenggara ujian keterampilan secara lengkap dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.or.id.

Jadwal Ujian

Jadwal Ujian Tertulis

Selasa, 18 Juni 2013: Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU).
Rabu, 19 Juni 2013: Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial Humaniora (TKD Soshum).

Ujian Keterampilan

Ujian Keterampilan dilaksanakan pada hari Kamis dan/atau Jumat, tanggal 20 dan/atau 21 Juni 2013.

Penilaian Hasil Ujian

Penilaian dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu, setiap mata ujian harus dikerjakan sebaik mungkin dan tidak ada yang diabaikan.
Penilaian hasil ujian menggunakan ketentuan sebagai berikut:
  • Jawaban BENAR: +4
  • Jawaban SALAH: -1
  • Tidak menjawab: 0

Kelompok Ujian


Kelompok ujian tertulis SBMPTN terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu:

  • Kelompok Ujian Saintek dengan mata uji TPA, TKDU, dan TKD Saintek
  • Kelompok Ujian Soshum dengan mata uji TPA, TKDU, dan TKD Soshum.
  • Kelompok Ujian Campuran dengan mata uji TPA, TKDU, TKD Saintek, dan TKD Soshum. Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian Sains, Soshum, atau Campuran.

Alur SBMPTN

Waktu

Pendaftaran secara on line dimulai dari tanggal 13 mei 2013 pukul 08.00 sampai dengan 7 juni 2013 pukul 22.00 WIB

Biaya

  • Biaya Ujian Tertulis
  1. Rp.175.000,00 (seratus tujuhpuluh lima ribu rupih) setiap peserta untuk setiap kelompok ujian saintek atau kelompok ujian soshum.
  2. Rp.200.000,00 (dua ratus ribu rupiah)setiap peserta untuk kelompok ujian campuran (saintek dan soshum).
  • Biaya Ujian Keterampilan
Biaya ujian keterampilan untuk setiap jenis adalah sebesar Rp.150.000,00(seratus limapuluh ribu rupiah)untuk setiap peserta.
Jenis ujian keterampilan terdiri atas:
  1. Ujian keterampilan olah raga
  2. Ujian keterampilan sendratasik
  3. Ujian keterampilan seni tari
  4. Ujian keterampilan seni music
  5. Ijian keterampian seni rupa dan/atau desain.
Sebagai contoh: jika calon peserta memilih satu (satu) jenis ujian keterampilan, maka peserta membayar Rp.150.000,00, jika memilih 2 (dua) jenis ujian keterampilan maka peserta membayar Rp.300.000,00 dan jika memilih 3(tiga) jenis ujian keterampilan maka peserta membayar sebesar Rp 450.000,00
  • Kategori Pembayaran Peserta
Kategori
Ikut SNMPTN 2013
Calon peserta Pendaftar Bidikmisi
Lulus SNMPTN 2013
Biaya Seleksi
1
Tidak
Tidak
-
Bayar
2
Tidak
Ya
-
Tidak Bayar
3
Ya
Ya
Tidak
Tidak Bayar
4
Ya
Tidak
Ya/Tidak
Bayar
5
Ya
ya
ya
Bayar

Cara Pendaftaran

**  Tatacara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.or.id mulai tanggal 30 April 2013.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman http://ujian.sbmptn.or.id dengan tata cara sebagai berikut.
  1. Calon peserta membayar biaya ujian melalui Loket/ATM/Internet Bangkink/SMS Bangking Bank Mandiri. Tata cara pembayaran biaya seleksi dikelompokan dalam 5 (lima) kategori sebagaimana dapat dilihat pada Tabel berikut (selengkapnya lihat lampiran 1 online):
    Kategori
    Ikut SNMPTN 2013
    Calon peserta Pendaftar Bidikmisi
    Lulus SNMPTN 2013
    Biaya Seleksi
    1
    Tidak
    Tidak
    -
    Bayar
    2
    Tidak
    Ya
    -
    Tidak Bayar
    3
    Ya
    Ya
    Tidak
    Tidak Bayar
    4
    Ya
    Tidak
    Ya/Tidak
    Bayar
    5
    Ya
    ya
    ya
    Bayar
  2. Calon peserta kategori 1, pada saat melakukan pembayaran harus memasukan tanggal lahir dengan format 2 (dua) digit tanggal, 2 (dua) digit bulan, dan 4 (empat) digit tahun (contoh: 01091995), sedangkan calon untuk peserta kategori 4 dan 5 harus memasukan KAP SNMPTN 2013.
  3. Calon peserta membayar biaya ujian sebesar Rp.175.00,00 untuk kelompok ujian saintek/soshum, atau Rp.200.000,00 untuk kelompok ujian campuran.
  4. Jika calon peserta memilih program studi yang mewajibkan ujian keterampilan maka calon peserta harus menentukan jumlah ujian keterampilan yang diikuti sebanyak-banyaknya 3 (tiga) jenis ujian keterampilan, baik untuk kelompok ujian saintek, soshum, maupun kelompok ujian campuran.
  5. Jika calon peserta mengikuti ujian keterampilan, maka harus membayar biaya ujian keterampilan sebesar Rp.150.000,00 untuk setiap jenis ujian keterampilan.
  6. Setelah melakukan pembayaran, calon peserta kategori 1 akan menerima bukti pembayaran yang berisi:(a) Kode Akses Pembayaran (KAP) berupa angka sebanyak 12 digit, dan (b) PIN SBMPTN 2013 berupa angka sebanyak 16 digit. Sedangkan calon peserta kategori 4 atau 5 akan menerima PIN SBMPTN 2013 saja. KAP dan PIN SBMPTN 2013 ini bersifat sangat rahasia, tidak boleh diperlihatkan kepada orang lain dan hanya dapat dipergunakan untuk melakukan pendaftaran online satu kali saja. Konsekuensi kelalaian menjaga kerahasiaan KAP dan PIN SBMPTN 2013 sepenuhnya menjadi tanggung jawab calon peserta.
  7. Calon peserta melakukan pendaftaran secara online melalui laman http://ujian.sbmptn.or.id. Dengan menyiapkan:
    1. KAP dan PIN SBMPTN 2013.
    2. File pasfoto berwarna, berpakaian resmi (bukan T-shirt), dan terbaru dengan wajah menghadap kedepan, ukuran 4 x 6 cm dengan resolusi sekurang-kurangnya 250 dpi atau 400 x 600 pixels dan ukuran file maksimum 100 KB dalam format JPG atau PNG.
  8. Calon peserta melakukan pengisian borang elektronik pendaftaran dengan tata cara sebagai berikut:
    1. Calon peserta harus memasukan KAP dan PIN SBMPTN 2013, serta mengisikan huruf-huruf pada kotak yang tersedia (CAPTCHA), kemudian menekan tombol login.
    2. Calon peserta mengisi borang elektronik pendaftaran online sesuai dengan petunjuk yang ada secara benar. Setelah proses pengisian borang selesai, akan muncul kartu tanda bukti pendaftaran. Tata cara pengisian borangelektronikdapat dilihat pada lampiran 2 online, sedangkan screenshot dari laman pendaftaran online ada pada lampiran 3 online
    3. Calon peserta harus menyimpan file kartu tanda bukti pendaftaran dengan cara meletakkan kursor dibagian atas kartu tanda bukti pendaftaran,selanjutnya klik kanan dan pilih”save images as”atau “save picture as”.
    4. Calon peserta mencetak Kartu Tanda Bukti Pendaftaran dengan menekan tombol cetak.
    5. calon peserta menandatangani kartu tanda bukti pendaftaran yang berlaku sebagai kartu tanda peserta SBMPTN  2013, apabila kartu tanda bukti pendaftaran tidak ditanda tangani maka dianggap tidak sah. Kartu ini harus disimpan dengan baik dan dibawa pada saat ujian tertulis dan ujian keterampilan.
Khusus calon pendaftaran bidikmisi                      
  1. Calon peserta pendaftran bidikmisi yang pernah mendaftar SNMPTN 2013 tetapi tidak lulus seleksi dapat mengikuti SNMPTN tanpa membayar biaya seleksi . pendaftaran on line dilakukan dengan menggunakan KAP dan PIN yang diperoleh dari bidikmisi –ditjen dikti.
  2. Calon peserta pendaftar bidikmisi yang pernah mendaftar SNMPTN 2013 dan dinyatakan tidak lulus seleksi, diperbolehkan mengikuti SNMPTN tetapi harus membayar biaya seleksi di bank mandiri  untuk memperoleh PIN SNMPTN 2013 dengan menggunakan KAP yang diperoleh dari bidikmisi –ditjen dikti dapat melakukan pendaftaran on line. Tata cara pembayaran biaya seleksi dapat dilihat pada lampiran 1 online.

Bagan Alur Pendaftaran

Alur SBMPTN

Waktu

Pendaftaran secara on line dimulai dari tanggal 13 mei 2013 pukul 08.00 sampai dengan 7 juni 2013 pukul 22.00 WIB

Biaya

  • Biaya Ujian Tertulis
  1. Rp.175.000,00 (seratus tujuhpuluh lima ribu rupih) setiap peserta untuk setiap kelompok ujian saintek atau kelompok ujian soshum.
  2. Rp.200.000,00 (dua ratus ribu rupiah)setiap peserta untuk kelompok ujian campuran (saintek dan soshum).
  • Biaya Ujian Keterampilan
Biaya ujian keterampilan untuk setiap jenis adalah sebesar Rp.150.000,00(seratus limapuluh ribu rupiah)untuk setiap peserta.
Jenis ujian keterampilan terdiri atas:
  1. Ujian keterampilan olah raga
  2. Ujian keterampilan sendratasik
  3. Ujian keterampilan seni tari
  4. Ujian keterampilan seni music
  5. Ijian keterampian seni rupa dan/atau desain.
Sebagai contoh: jika calon peserta memilih satu (satu) jenis ujian keterampilan, maka peserta membayar Rp.150.000,00, jika memilih 2 (dua) jenis ujian keterampilan maka peserta membayar Rp.300.000,00 dan jika memilih 3(tiga) jenis ujian keterampilan maka peserta membayar sebesar Rp 450.000,00
  • Kategori Pembayaran Peserta
Kategori
Ikut SNMPTN 2013
Calon peserta Pendaftar Bidikmisi
Lulus SNMPTN 2013
Biaya Seleksi
1
Tidak
Tidak
-
Bayar
2
Tidak
Ya
-
Tidak Bayar
3
Ya
Ya
Tidak
Tidak Bayar
4
Ya
Tidak
Ya/Tidak
Bayar
5
Ya
ya
ya
Bayar

Cara Pendaftaran

**  Tatacara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.or.id mulai tanggal 30 April 2013.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman http://ujian.sbmptn.or.id dengan tata cara sebagai berikut.
  1. Calon peserta membayar biaya ujian melalui Loket/ATM/Internet Bangkink/SMS Bangking Bank Mandiri. Tata cara pembayaran biaya seleksi dikelompokan dalam 5 (lima) kategori sebagaimana dapat dilihat pada Tabel berikut (selengkapnya lihat lampiran 1 online):
    Kategori
    Ikut SNMPTN 2013
    Calon peserta Pendaftar Bidikmisi
    Lulus SNMPTN 2013
    Biaya Seleksi
    1
    Tidak
    Tidak
    -
    Bayar
    2
    Tidak
    Ya
    -
    Tidak Bayar
    3
    Ya
    Ya
    Tidak
    Tidak Bayar
    4
    Ya
    Tidak
    Ya/Tidak
    Bayar
    5
    Ya
    ya
    ya
    Bayar
  2. Calon peserta kategori 1, pada saat melakukan pembayaran harus memasukan tanggal lahir dengan format 2 (dua) digit tanggal, 2 (dua) digit bulan, dan 4 (empat) digit tahun (contoh: 01091995), sedangkan calon untuk peserta kategori 4 dan 5 harus memasukan KAP SNMPTN 2013.
  3. Calon peserta membayar biaya ujian sebesar Rp.175.00,00 untuk kelompok ujian saintek/soshum, atau Rp.200.000,00 untuk kelompok ujian campuran.
  4. Jika calon peserta memilih program studi yang mewajibkan ujian keterampilan maka calon peserta harus menentukan jumlah ujian keterampilan yang diikuti sebanyak-banyaknya 3 (tiga) jenis ujian keterampilan, baik untuk kelompok ujian saintek, soshum, maupun kelompok ujian campuran.
  5. Jika calon peserta mengikuti ujian keterampilan, maka harus membayar biaya ujian keterampilan sebesar Rp.150.000,00 untuk setiap jenis ujian keterampilan.
  6. Setelah melakukan pembayaran, calon peserta kategori 1 akan menerima bukti pembayaran yang berisi:(a) Kode Akses Pembayaran (KAP) berupa angka sebanyak 12 digit, dan (b) PIN SBMPTN 2013 berupa angka sebanyak 16 digit. Sedangkan calon peserta kategori 4 atau 5 akan menerima PIN SBMPTN 2013 saja. KAP dan PIN SBMPTN 2013 ini bersifat sangat rahasia, tidak boleh diperlihatkan kepada orang lain dan hanya dapat dipergunakan untuk melakukan pendaftaran online satu kali saja. Konsekuensi kelalaian menjaga kerahasiaan KAP dan PIN SBMPTN 2013 sepenuhnya menjadi tanggung jawab calon peserta.
  7. Calon peserta melakukan pendaftaran secara online melalui laman http://ujian.sbmptn.or.id. Dengan menyiapkan:
    1. KAP dan PIN SBMPTN 2013.
    2. File pasfoto berwarna, berpakaian resmi (bukan T-shirt), dan terbaru dengan wajah menghadap kedepan, ukuran 4 x 6 cm dengan resolusi sekurang-kurangnya 250 dpi atau 400 x 600 pixels dan ukuran file maksimum 100 KB dalam format JPG atau PNG.
  8. Calon peserta melakukan pengisian borang elektronik pendaftaran dengan tata cara sebagai berikut:
    1. Calon peserta harus memasukan KAP dan PIN SBMPTN 2013, serta mengisikan huruf-huruf pada kotak yang tersedia (CAPTCHA), kemudian menekan tombol login.
    2. Calon peserta mengisi borang elektronik pendaftaran online sesuai dengan petunjuk yang ada secara benar. Setelah proses pengisian borang selesai, akan muncul kartu tanda bukti pendaftaran. Tata cara pengisian borangelektronikdapat dilihat pada lampiran 2 online, sedangkan screenshot dari laman pendaftaran online ada pada lampiran 3 online
    3. Calon peserta harus menyimpan file kartu tanda bukti pendaftaran dengan cara meletakkan kursor dibagian atas kartu tanda bukti pendaftaran,selanjutnya klik kanan dan pilih”save images as”atau “save picture as”.
    4. Calon peserta mencetak Kartu Tanda Bukti Pendaftaran dengan menekan tombol cetak.
    5. calon peserta menandatangani kartu tanda bukti pendaftaran yang berlaku sebagai kartu tanda peserta SBMPTN  2013, apabila kartu tanda bukti pendaftaran tidak ditanda tangani maka dianggap tidak sah. Kartu ini harus disimpan dengan baik dan dibawa pada saat ujian tertulis dan ujian keterampilan.
Khusus calon pendaftaran bidikmisi                      
  1. Calon peserta pendaftran bidikmisi yang pernah mendaftar SNMPTN 2013 tetapi tidak lulus seleksi dapat mengikuti SNMPTN tanpa membayar biaya seleksi . pendaftaran on line dilakukan dengan menggunakan KAP dan PIN yang diperoleh dari bidikmisi –ditjen dikti.
  2. Calon peserta pendaftar bidikmisi yang pernah mendaftar SNMPTN 2013 dan dinyatakan tidak lulus seleksi, diperbolehkan mengikuti SNMPTN tetapi harus membayar biaya seleksi di bank mandiri  untuk memperoleh PIN SNMPTN 2013 dengan menggunakan KAP yang diperoleh dari bidikmisi –ditjen dikti dapat melakukan pendaftaran on line. Tata cara pembayaran biaya seleksi dapat dilihat pada lampiran 1 online.

Bagan Alur Pendaftaran

Alur SBMPTN



Lolos SNMPTN Belum Tentu Diterima di PTN, Kenapa?

 

KOMPAS.com — Sebanyak 133.604 siswa dinyatakan lolos Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Namun, peserta dengan nomor pendaftaran dan nama yang dinyatakan lolos dalam pengumuman ini ternyata belum bisa dipastikan diterima 100 persen di program studi dan universitas sesuai pengumuman.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia SNMPTN 2013 Akhmaloka dalam keterangan pers di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (27/5/2013) sore. Akhmaloka mengatakan, peserta yang lolos SNMPTN belum bisa disebut "diterima".

"Kalau kami lihat, kami baru menyebutnya, siswa yang terseleksi. Jadi, belum bisa disebut diterima di PTN karena nanti masih ada hal-hal lain yang perlu diklarifikasi," katanya seperti yang bisa juga disaksikan melalui live streaming di situs resmi ITB.

Rektor ITB ini mengatakan bahwa seorang peserta baru bisa dinyatakan diterima atau tidak setelah data akademik, yaitu rapor dan portofolio, sudah diverifikasi oleh pihak perguruan tinggi negeri yang bersangkutan. Bahkan untuk peserta penerima beasiswa Bidik Misi, PTN yang bersangkutan akan melakukan verifikasi data kemampuan ekonomi dan dengan melakukan kunjungan ke tempat tinggal calon mahasiswa.

"Kalau dinyatakan lolos verifikasi, baru ditetapkan sebagai yang diterima dan bisa mendaftar sebagai mahasiswa baru," tambahnya.

Selain itu, seorang peserta juga baru bisa dinyatakan benar-benar diterima jika sudah memberikan bukti lulus ujian nasional.

Oleh karena itu, lanjut Akhmaloka, kehadiran peserta yang dinyatakan lolos dalam pengumuman SNMPTN 2013 pada registrasi di masing-masing kampus sangat penting.

"Setelah Anda dinyatakan lolos verifikasi baru kemudian status Anda ditetapkan menjadi diterima sebagai mahasiswa di PTN tersebut," tandasnya.

700.000 Peserta Bakal Perebutkan 90.000 Kursi




 
 KOMPAS.com - Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 memperkirakan jumlah peserta ujian tertulis PTN pada tahun ini mencapai angka 600.000-700.000 orang. Jumlah ini naik dibanding jumlah peserta seleksi tertulis tahun lalu yang berkisar 500.000 peserta.

"Kami perkirakan jumlahnya mencapai 600.000 sampai 700.000 orang, disesuaikan dengan jumlah yang ikut ujian nasional saja," ungkap Ketua Panitia SNMPTN 2013 Akhmaloka dalam dialog di Metro TV, Rabu (15/5/2013).

Dengan demikian, ratusan ribu peserta itu akan memperebutkan sekitar 90.000 kursi PTN dari seluruh nusantara. Akhmaloka mengatakan setiap perguruan tinggi negeri sendiri diminta untuk mengalokasikan minimal 30 persen kursinya untuk mahasiswa yang lulus dari jalur seleksi tertulis.

SBMPTN 2013 diikuti 62 PTN dengan tambahan PTN baru, yakni IAIN Walisongo, Semarang. Seleksi ini dapat diikuti siswa yang telah lulus Ujian Nasional 2011, 2012, dan 2013.

Pendaftaran sudah dibuka secara online sejak 13 Mei lalu dan akan ditutup pada tanggal 7 Juni mendatang. Ujian tertulis akan digelar pada 18-19 Juni 2013 dan ujian keterampilan pada 20 dan/atau 21 Juni 2013. Sementara itu, hasil SBMPTN akan diumumkan 12 Juli 2013.

Setiap peserta, baik untuk kelompok ujian sains dan teknologi, sosial danhumaniora ataupun campuran dapat memilih tiga program studi. Salah satu pilihan program studinya harus dari PTN yang berada dalam satu wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian.

Calon peserta SBMPTN 2013 dikenakan biaya, masing-masing untuk kelompok ujian saintek dan soshum Rp 175.000 dan untuk kelompok ujian campuran Rp 200.000.

"Pesan saya untuk yang mengikuti ujian ini agar belajar dengan baik, lalu pilih program studi dan universitas yang sesuai dengan kemampuan," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Bank Mandiri Abdul Rachman mengatakan bahwa tercatat sudah 41.000 calon peserta yang melakukan pembayaran untuk mengikuti SBMPTN 2013. Bank Mandiri merupakan mitra panitia untuk pembayaran pendaftaran. Pembayaran bisa dilakukan melalui mesin ATM, internet dan mobile banking, serta datang langsung ke kantor cabang Bank Mandiri yang terdekat.

Daya Tampung Unpad

INFO SBMPTN

SBMPTN 2013

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 adalah mekanisme seleksi masuk PTN melalui Ujian Tertulis dan/atau Keterampilan yang dilaksanakan secara serentak di 62 PTN.
Persyaratan
  • Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2011, 2012, dan 2013. Lulusan tahun 2011 dan 2012 memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara. Untuk lulusan tahun 2013 sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.
  • Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studi.

Pendaftaran

  • Pendaftaran dilakukan secara online dan tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://ujian.sbmptn.or.id.
  • Tatacara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.or.id mulai tanggal 30 April 2013.
  • Pendaftaran online dimulai dari tanggal 13 Mei 2013 pukul 08.00 WIB s.d 7 Juni 2013 pukul 22.00 WIB.
  • Pendaftaran online dapat juga dilakukan melalui Plasa Telkom di seluruh Indonesia.

Jenis Ujian


  • Ujian Tertulis
  1. Tes Potensi Akademik (TPA).
  2. Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) terdiri atas kemampuan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
  3. Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) terdiri atas kemampuan Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
  4. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas kemampuan Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
  • Ujian Keterampilan
  1. Ujian keterampilan diperuntukkan bagi peminat Program Studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan.
  2. Ujian Keterampilan Bidang Ilmu Seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni.
  3. Ujian Keterampilan Bidang Ilmu Keolahragaan terdiri atas tes kesehatan dan kesegaran jasmani.
  4. Ujian Keterampilan dapat diikuti di PTN terdekat yang memiliki program studi yang dipilih. Daftar PTN penyelenggara ujian keterampilan secara lengkap dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.or.id.

Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan

  • Program Studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Program Studi Kelompok Saintek dan Program Studi Kelompok Soshum.
  • Peserta dapat memilih program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti, yaitu:
  1. Kelompok ujian Saintek dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dari kelompok program studi Saintek,
  2. Kelompok ujian Soshum dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dari kelompok program studi Soshum, dan
  3. Kelompok ujian Campuran dapat memilih sebanyak-banyak 3 (tiga) program studi yang merupakan campuran dari program studi kelompok sainstek dan kelompok program studi kelompok soshum.
  • Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  • Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi, dapat memilih program studi di PTN manapun.
  • Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus dari PTN yang berada dalam satu wilayah tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat dari PTN di luar wilayah tempat peserta mengikuti ujian.

Biaya Seleksi Ujian Tertulis dan Keterampilan

  • Biaya seleksi peserta SBMPTN ujian tertulis untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum sebesar Rp. 175.000,00, sedangkan untuk kelompok ujian Campuran sebesar Rp 200.000,00.
  • Biaya seleksi untuk ujian keterampilan sebesar Rp 150.000,00 per jenis ujian keterampilan.
  • Biaya seleksi dibayarkan ke Bank Mandiri. Jika dalam suatu daerah tidak ada kantor pelayanan Bank Mandiri, maka biaya seleksi dapat dibayarkan melalui Kantor Pos setempat atau ATM Bersama. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada menu Tata Cara Pembayaran
  • Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.

Tanggal-tanggal Penting

13 Mei – 7 Juni 2013: Pendaftaran SBMPTN 2013 18-19 Juni 2013:  Pelaksanaan Ujian Tertulis 20 dan/atau 21 Juni 2013: Pelaksanaan Ujian Keterampilan 12 Juli 2013: Pengumuman Hasil Ujian
Informasi lengkap mengenai SBMPTN 2013 dapat diakses melalui http://sbmptn.or.id

Hasil SNMPTN 2013: 133.604 Siswa Dinyatakan Lolos






 

KOMPAS.com — Dari total 765.531 siswa yang mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, sebanyak 133.604 siswa dinyatakan lolos seleksi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia SNMPTN 2013 Akhmaloka dalam konferensi pers di Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (27/5/2013) sore.

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah siswa yang paling banyak lulus SNMPTN, diikuti Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Riau. Jumlah siswa dari Jawa Timur yang dinyatakan lolos SNMPTN 2013 mencapai lebih dari 20.000 siswa. DKI Jakarta sendiri hanya duduk di peringkat kedelapan.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah siswa yang lolos SNMPTN pada tahun ini melalui jalur tertulis naik sekitar 323,27 persen. Hal ini disebabkan pemerintah mengubah kuota penerimaan mahasiswa. Tahun ini, pemerintah menetapkan penerimaan mahasiswa minimal 50 persen melalui jalur tertulis atau SNMPTN 2013, 30 persen melalui seleksi tertulis, dan 20 persen melalui jalur mandiri.

Dalam keterangan pers, Akhmaloka mengatakan bahwa para siswa yang lolos SNMPTN ini belum dapat dikatakan diterima oleh PTN yang bersangkutan. Pasalnya, kelulusan baru akan sah jika PTN sudah melakukan verifikasi terhadap data akademik dan kemampuan ekonomi dari siswa yang dinyatakan lolos.

"Kalau kami lihat, kami baru menyebutnya, siswa yang terseleksi. Jadi, belum bisa disebut diterima di PTN karena nanti masih ada hal-hal lain yang perlu diklarifikasi," katanya.

Konferensi pers SNMPTN 2013 di Bandung ditayangkan melalui live streaming di situs resmi ITB. 

Bidik Misi 2013

Bidik Misi 2013 

Bidik Misi 2013

PEDOMAN TAMBAHAN
BIDIK MISI di UNIVERSITAS INDONESIA
Tahun Akademik 2013/2014


A. SASARAN
Lulusan satuan pendidikan SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat tahun 2012 dan 2013 yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi yang diterima di UI di Program S1 Kelas Reguler, melalui jalur SNMPTN Undangan, SNMPTN Tulis, dan SIMAK.

Program Bidik Misi di Universitas Indonesia bukan merupakan jalur masuk, melainkan bantuan biaya pendidikan yang diberikan maksimal 8 semester.

B. SKEMA BANTUAN
Bantuan yang diterima mahasiswa berupa pembayaran Biaya Pendidikan yang langsung dibayarkan ke UI, sehingga mahasiswa tidak dikenakan Biaya Pendidikan, bantuan biaya hidup sebesar Rp 600.000,- per bulan per mahasiswa, dan bantuan pengembangan diri mahasiswa berupa pelatihan-pelatihan.


C. PERSYARATAN TAMBAHAN
Persyaratan untuk mendaftar program Bidik Misi tahun 2013 dapat dilihat di http://bidikmisi.dikti.go.id. Selain itu untuk mendaftar Program BIDIK MISI UI, siswa harus memenuhi ketentuan tambahan, yaitu:

  • Bukan perokok aktif;
  • Bukan pindahan dari program studi lain di UI (pada tahun sebelumnya).

D. TATA CARA PENDAFTARAN
  1. Ikuti di buku pedoman.
  2. Segera setelah mengetahui bahwa calon mahasiswa telah diterima di UI pada Program S1 Kelas Reguler calon mahasiswa yang terdaftar sebagai calon penerima Bidik Misi WAJIB mengumpulkan berkas kelengkapan tambahan dari UI sebagai proses seleksi penerima Bidik Misi di UI. Berkas kelengkapan tersebut dikirimkan ke alamat yang tertera website pada tanggal yang telah ditentukan.
  3. Pendaftar SIMAK UI yang mengajukan Bidik Misi, mengikuti prosedur berikut:
    • Peserta melalui Kepala Sekolah mendaftarkan diri di website Bidik Misi untuk mendapatkan PIN Bidik Misi
    • Peserta membuat account pendaftaran di http://penerimaan.ui.ac.id
    • Peserta memverifikasi PIN Bidik Misi di account pendaftaran http://penerimaan.ui.ac.id
    • Peserta yang berhasil memverifikasi PIN, memilih program studi dan mengisi form pendaftaran online di account http://penerimaan.ui.ac.id
    • Peserta mengupload foto di account http://penerimaan.ui.ac.id
    • Peserta mendownload kartu ujian sesuai tanggal yang telah ditentukan
    • Pendaftar SIMAK UI yang mengajukan Bidik Misi, hanya dapat memilih S1 Reguler maksimal 3 pilihan program studi
E. SELEKSI
Penetapan penerima bantuan biaya pendidikan Bidik Misi dilakukan setelah calon mahasiswa dinyatakan diterima di UI pada Program S1 Kelas Reguler. Tahapan selanjutnya sebagai berikut:

  • Penilaian berkas.
  • Wawancara di UI. Tempat dan waktu wawancara akan diberitahukan kemudian. Lihat Informasi pada saat pendaftaran ulang.
  • Jika diperlukan panitia seleksi berhak melakukan survey lapangan.

F. PEMBINAAN
Mahasiswa penerima Program BIDIK MISI UI wajib mengikuti pembinaan yang dilakukan di UI. Pembinaan bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam pengembangan softskill yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa dan tuntutan kerja di masyarakat.

alur-bidikmisi-2013-rev

5.27.2013

UJIAN NASIONAL 2013: 48 Siswa SMA Tidak Lulus di Lampung


UJIAN NASIONAL 2013: 48 Siswa SMA Tidak Lulus di Lampung

Fajar Sidik
130524_ujian nasional.jpgBISNIS.COM, BANDARLAMPUNG - Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menyebutkan sebanyak 48 siswa SMA/SMK/MA di Provinsi Lampung tidak lulus ujian nasional (UN) tahun 2013.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tauhidi menyebutkan angka ketidaklulusan UN SMA/SMK/MA tahun 2013 di Lampung tertinggi pada Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial yakni sebanyak 45 orang yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di daerah ini.

"Kelulusan UN tahun ini lebih banyak, dari 20.819 peserta UN Jurusan IPA, hanya tiga orang tidak lulus atau mencapai 0,14 persen," katanya di Bandarlampung, Jumat (24/5/2013).

Tiga peserta tersebut, ujar Tauhidi, berasal dari Lampung Tengah dua siswa dan Lampung Utara satu siswa.

Sedangkan untuk Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari 31.128 peserta, sebanyak 34 peserta dari SMA/MA tidak lulus UN.

"Rinciannya 21 siswa dari Tanggamus, enam siswa dari Lampung Selatan, empat siswa dari Metro dan tiga siswa dari Lampung Utara," jelasnya.

Peserta UN di madrasah aliyah sebanyak 12 orang yang tidak lulus, yakni dari Bandarlampung lima siswa, Pesawaran tiga siswa, dan Metro dua siswa. "Sementara untuk SMK ada sembilan siswa tidak lulus," ungkapnya.

Juara umum UN 2013 dipegang oleh Kota Bandarlampung, untuk Jurusan IPA nilai mencapai 45,38, kemudian disusul Lampung Barat 44,36, dan Metro 43,84

"Jurusan IPS juara satunya Lampung Barat dengan nilai 43,71, kemudian Bandarlampung 42,90, dan Metro 41,81," ujarnya.
Sumber : Newswire/Antara
Editor : Fajar Sidik

Di Lampung kelulusan SMA/SMK 99,94 persen

Bandarlampung (ANTARA News) - Sebanyak 81.026 siswa SMA/SMK dan madrasah aliyah atau 99,94 persen, baik dari sekolah negeri maupun swasta di Provinsi Lampung dinyatakan lulus Ujian Nasional 2013, Kamis.

"Persentase kelulusan mencapai 99,94 persen dari total peserta ujian 81.071 atau hanya ada sekitar 45 siswa yang tidak lulus UN," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tauhidi di Bandarlampung, Kamis.

Ia menyebutkan hasil tersebut meningkat 0,05 persen dibandingkan persentase kelulusan tahun 2012 sebesar 99,89 persen. Ini merupakan suatu keberhasilan pendidikan yang telah dicapai Provinsi Lampung khususnya, mengingat sistem UN yang diterapkan tahun ini sangat ketat. Menggunakan pengkodean (barcode) dengan 20 paket soal yang berbeda.

Menurutnya, kelulusan siswa SMA/MA jurusan IPA dari 20.819 peserta UN hanya tiga siswa yang tidak lulus atau 0,014 persen. Jurusan IPS dari 31.128 peserta 33 siswa di antaranya tidak lulus (21 dari SMA dan 12 MA) atau sebesar 0,106 persen.

Sementara jurusan Bahasa 52 peserta dinyatakan lulus semua (100 persen). Sedangkan, jenjang SMK dari 29.072 peserta UN hanya sembilan orang yang tidak lulus (0,031 persen).

"Hasil UN yang kita peroleh dari pusat sementara, untuk jenjang SMA, MA, dan SMK. Sedangkan, untuk SMALB dan paket C masih tertunda dan direncanakan akan diumumkan bersamaan dengan kelulusan UN SMP (1/6) mendatang," terangnya.

Pengumuman Hasil UN yang telah diterima dari pusat langsung diserahkan kepada kepala dinas pendidikan yang ada di 14 kabupaten/kota Provinsi Lampung.

"Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional (DKHUN) ini, kita serahkan langsung ke kadisdik di 14 Kabupaten/Kota Provinsi Lampung hari ini. Untuk kemudian dinas setempat menyerahkan hasil UN tersebut ke sekolah masing-masing untuk diumumkan kepada siswa," jelasnya.

Provinsi Lampung, lanjutnya, patut berbangga melihat peningkatan prestasi khususnya dalam dunia pendidikan. "Ini membuktikan, bahwa persiapan Sekolah terhadap anak didik benar-benar matang dan kualitas guru dalam menerapkan materi bertaraf nasionalpun meningkat," tamnbahnya.
(A054)

Editor: Ruslan Burhani
Letter M Islam Mosque