5.21.2013

Pendaftar SNMPTN Unpad Melonjak 400 Persen


Pendaftar SNMPTN Unpad Melonjak 400 PersenTEMPO.CO, Bandung - Pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 jalur undangan ke Universitas Padjadjaran melonjak 4 kali lipat dibanding tahun lalu. Kini peminatnya mencapai 141.864 orang. Adapun daya tampung lewat jalur tersebut hanya 3.733 orang.

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad, Engkus Kuswarno mengatakan, peminat yang menjadikan Unpad sebagai kampus negeri pilihan pertama berjumlah 80. 977 orang. Sisanya, 60.887 orang menjadikan Unpad sebagai pilihan kedua.

"Berdasarkan data Unpad sebagai PTN pilihan pertama, prioritas program studi (prodi) pilihan pertama berjumlah 42.538 pendaftar dan pilihan prodi kedua berjumlah 38.439 orang," kata Engkus. Data itu berdasarkan rekapitulasi pendaftaran SNMPTN yang telah ditutup 8 Maret lalu.

Total kuota penerimaan mahasiswa Unpad 2013 sebanyak 6.018 orang. Menurut Engkus, jumlah itu hasil penambahan 20 persen dari kuota ideal berdasarkan rasio dosen dan mahasiswa. "Tahun ini juga ada prodi baru, namanya Ilmu Politik. Kuotanya untuk SNMPTN 36 orang," ujarnya.

Pembagian kuota mahasiswa baru Unpad 2013 sesuai jalur masuk, yaitu 3.733 orang lewat SNMPTN termasuk di dalamnya 900 mahasiswa program Bidik Misi. Adapun jatah kursi untuk pendaftar jalur ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) berjumlah 2.010 orang. Khusus 275 kursi disediakan di kelas internasional yang diperuntukkan bagi mahasiswa asing.

Saat ini panitia seleksi sedang menilai pendaftar SNMPTN yang bisa kuliah di kampus negeri. Sesuai ketentuan panitia, pendaftar yang tak lolos seleksi nilai akademik SNMPTN masih berkesempatan ikut ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).





Peserta SBMPTN Pasti Capai Target!

Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone) 
JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 memasuki hari kelima. Hingga kemarin sore pukul 15.00 WIB, jumlah pendaftar SBMPTN 2013 baru sekira 66 ribu.

"Pendaftaran SBMPTN jalan dengan baik. Sampai kemarin sore pukul 15.00 sudah 66 ribu peserta yang mengambil PIN atau membayar di Bank Mandiri," kata Ketua Panitia SBMPTN 2013 Akhmaloka, ketika berbincang dengan Okezone, Jumat (17/5/2013).

Namun, dari jumlah tersebut, baru sekira 30-40 ribu yang melakukan pendaftaran. Akhmaloka menilai hal itu sebagai sesuatu yang wajar mengingat pendaftaran masih dibuka hingga 7 Juni mendatang.

Dari jumlah tersebut, Akhmaloka optimistis dapat mencapai target SMBPTN yang telah ditetapkan, yakni 600-700 ribu peserta. Sebab, penerimaan melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) masih menyisakan banyak peserta.

"Optimistis bisa capai target 600 ribu, bahkan lebih. Karena peserta SNMPTN sekira 780 ribu sementara yang diterima hanya 140 ribu. Masih ada 600 ribu yang belum tertampung. Apalagi lewat SBMPTN lulusan 2011 dan 2012 boleh ikut sedangkan SNMPTN tidak," jelas Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Oleh karena itu, lanjutnya, hingga saat ini belum dapat diketahui program studi (prodi) maupun kampus favorit pilihan para peserta. "Masih dini, belum ada statistiknya karena belum kami evaluasi," tutur Akhmaloka.

Pendapat senada turut disampaikan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Triyogi Yuwono. Dia menyebut, masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan karena ini masih awal pendaftaran.

"Pendaftar awal-awal masih anak lulusan 2011 dan 2012. Jadi masih belum bisa dijadikan ukuran," ungkap Triyogi. (ade)


Lulus SNMPTN, tak Bisa Ikut SBMPTN! 3.714 Kursi UNP-Unand Diperebutkan

Khatib Sulaiman, Padek—Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) menampung sekitar 3.­714 kursi bagi mahasiswa baru yang akan diterima melalui jalur penerimaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013.

Rinciannya, 1.524 kursi un­tuk UNP sedangkan Unand me­nampung 2.190 kursi. Jumlah ini, 30% dari keseluruhan ma­hasiswa baru yang akan diterima UNP dan Unand pada tahun ini.

“Daya tampung yang dise­dia­kan UNP dan Unand ini sesuai dengan ketentuan pe­ne­rimaan mahasiswa baru yang diatur oleh pemerintah,” kata Rektor UNP, Yanuar Kiram di­dampingi Wakil Rektor I Unand, Febrin Anas kepada wartawan, di salah satu rumah makan, kemarin.

Seperti diketahui, peme­rintah menetapkan pene­rimaan mahasiswa baru dilakukan me­la­lui tiga jalur, yaitu Selekesi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Un­da­ngan dengan kuota 50%, SBM­PTN 30%, dan seleksi man­diri oleh masing-masing perguruan tinggi sebanyak 20%.

“Untuk jalur SNMPTN Un­da­ngan, kuota UNP sebanyak 2.540 kursi dan di Unand sekitar 3.106 kursi. Jalur SNMPTN Undangan ini hanya untuk siswa yang tamat pada tahun 2013,” ungkap Yanuar Kiram. 

Pendaftaran SBMPTN, kata Yanuar, dilakukan secara online mulai 13 Mei dan akan berakhir 7 Juni 2013. Pendaftaran SBMP­TN ini dengan membuka laman http://ujian .sbmptn.or.id Selanjutnya, pelaksanaan ujian tertulis pada 18 dan 19 Juni 2013.

Sementara bagi perguruan tinggi yang mengadakan ujian keterampilan akan dilaksanakan pada 20 atau 21 Juni 2013. “Tahun ini nama untuk ke­lom­pok ujian SBMPTN berbeda, yaitu sains teknologi/saintek  (dulunya IPA), sosial hu­ma­nio­ra/soshum (dulunya IPS) dan kelompok campuran,” ujar Ya­nuar Kiram.

Biayanya Rp 175 ribu untuk ke­lompok saintek dan soshum serta Rp 200 ribu untuk ke­lom­pok campuran. Bagi calon ma­hasiswa yang memilih jurusan keterampilan seperti seni dan olahraga dikenakan Rp 150 ribu untuk ujian keterampilan.

“Calon peserta SBMPTN 2013 tidak hanya lulusan SMA/MA/SMK/MAK tahun 2013. Namun SBMPTN juga memberi kesempatan bagi lulusan tahun 2011 dan 2012,” sebut Yanuar.

Wakil Rektor Unand, Febrin Anas menambahkan, SBMPTN kali ini diikuti 62 perguruan tinggi se-Indonesia. Pelaksa­naan­nya dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok sain­tek, kelompok soshum, dan kelompok campuran. “Para peserta dapat memilih seba­nyak-banyaknya tiga prodi se­suai dengan kelompoknya, sain­tek atau soshum,” ujar Feb­rin Anas. Febrin mengungkapkan, penerimaan SBNMPTN ini ter­kait dengan SNMPTN. Arti­nya, jika calon mahasiswa din­ya­takan lulus di jalur SNMPTN Un­da­ngan, maka tidak bisa mendaftar di SBMPTN.

“Jadi, tidak ada calon ma­hasiswa yang memiliki dua kesempatan,” ungkapnya.

Khusus di Unand, kesem­patan jalur mandiri tidak ada. Sedangkan di UNP masih ada ke­sempatan masuk UNP de­ng­an jalur mandiri. Daya tampung jalur mandiri di UNP, 1.016 mahasiswa.

“Jalur ini tidak meng­gu­na­kan sistem ujian dan mengacu pada sistem SNMPTN, yaitu melalui nilai rapor dan UN. Kita tun­taskan yang SBMPTN terle­bin dahulu, ada saatnya nati kita sosialisasikan jalur mandiri ini,” tutur Yanuar Kiram. (ek)

Bedanya SNMPTN & SBMPTN!



Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah mengganti nama di tahun ini, sehingga namnya menjadi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) yang pelaksanaan ujian tertulisnya bakal digelar serentak (Bersama) pada Selasa – Rabu, 18-19 Juni 2013, serta ujian keterampilan bagi jurusan tertentu pada 20 dan 21 Juni mendatang.
Proses pendaftaran pun serentak melalui online mulai hari ini, Senin (13/5) , dan akan berakhir (ditutup) pun secara serentak pada Jumat, 7 Juni 2013 pukul 22:00 WIB.
Ada beberapa perubahan lainnya, terutama terkait nama-nama kelompok jurusan pilihan siswa. Jika tahun lalu panitia membuka kelompok IPA, IPS, dan Campuran, tahun ini berubah nama menjadi Sosial Humaniora (Soshum), Sain dan Teknologi (Saintek), dan Campuran.
"Calon mahasiswa bisa memilih maksimal tiga program studi," kata Ketua Panitia SBMPTN, Prof Akhmaloka yang juga merupakan rektornya kampus ITB. 
Akhmaloka menjelaskan, SBMPTN 2013 menerapkan pola baru. Peserta, boleh memilih tiga program studi di masing-masing kelompok ujian tadi. Berbeda dengan tahun lalu peserta hanya dapat memilih tiga prodi untuk kelompok ujian campuran saja.
LULUSAN DUA TAHUN LALU BOLEH IKUT
Lanjut prof Akhmaloka menjelaskan, Kemdikbud mulai tahun ini membuka peluang penerimaan mahasiswa baru melalui pola Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri (SM). Ada 62 PTN terlibat dalam SBMPTN, termasuk juga IAIN Walisongo Semarang, tetapi tidak semua perguruan tinggi bisa melakukan seleksi mandiri.
SBMPTN merupakan mekanisme seleksi masuk PTN yang dilakukan melalui ujian tertulis dan atau keterampilan. Seleksi ditujukan bagi siswa lulusan SMA sederajat tahun 2013 yang tidak lolos melalui jalur undangan pada SNMPTN. “Jadi kesempatan ini juga bisa untuk siswa yang lulus UN di tahun 2011 dan 2012," katanya.
BIDIKMISI
Seperti sudah berjalan empat tahun terakhir, khusus untuk siswa dari keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas namun memiliki potensi akademik memadai dapat mengikuti seleksi. Bantuan biaya pendidikan disediakan oleh pemerintah melalui program beasiswa Bidikmisi. Siswa tetap dapat mengikuti seleksi di semua jalur penerimaan yang diselenggarakan tanpa dibebani pendaftaran.
PENGUMUMAN HASIL SBMPTN
Pengumuman resmi hasil ujian rencananya akan dilaksanakan pada 12 Juli 2013 melalui online pukul 17:00 WIB dan media cetak pada 13 Juli 2013. Ada pun siswa yang bisa mendaftarkan diri yakni siswa lulusan SLTA/setara/paket C tahun 2011 dan 2012 serta siswa pemegang surat keterangan hasil UN SLTA/setara (lulusan) tahun 2013.

Jalur SNMPTN, Jurusan Terfavorit di Brawijaya


Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)


MALANG - Jurusan Teknik Informatika di Universitas Brawijaya (UB) Malang ternyata paling favorit dibandingkan jurusan lainnya. Jurusan ini paling diminati bagi calon mahasiswa yang bakal masuk melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Menurut pembantu Rektor I Universitas Brawijaya Malang Bambang Suharto, calon mahasiswa yang ingin masuk jurusan teknik informatika sebanyak 4.264 calon mahasiswa.

Jurusan lainnya yang diminati calon mahasiswa adalah jurusan Gizi yang diminati 3.208 calon mahasiswa. Dan juga jurusan Kebidanan dengan jumlah peminat sebanyak 2.800 calon mahasiswa.

"Untuk jalur SNMPTN kuotanya sebanyak 7.700 mahasiswa," kata Bambang, Kamis (16/5/2013).

Selain jurusan di atas, para calon mahasiswa juga berminat di jurusan jurusan manajemen dengan jumlah peminat 4.086, perpajakan dengan jumlah peminat 2.824 calon mahasiswa, dan akuntansi yang diminati 2.668 calon mahasiswa.

Bambang mengatakan, jumlah calon mahasiswa yang bakal masuk melalui jalur SNMPTN sekira 71 ribu calon mahasiswa. Karena kuota sudah berlebihan, maka pihak kampus sudah menutup pendaftaran. (ade)
Letter M Islam Mosque